Culture Shock kalau diterjemahkan artinya gegar budaya. Hal ini biasa dialami oleh orang-orang yang bepergian ke luar negeri dengan habit/bahasa/kondisi negara tujuan jauh berbeda dengan negara asalnya. Misalkan kita orang Indonesia merantau ke Malaysia, tentu culture shock yang di alami lebih kecil ketimbang orang Indonesia yang pergi ke Jepang misalnya. Semakin berbeda akan membuat shock-nya makin besar.

Walaupun begitu, culture shock sebenarnya adalah pengalaman yang menarik dan seringkali lucu. Berikut ini pengalaman orang-orang yang berkesempatan tinggal di luar negeri dan mengalami culture shock.

1.      Australia
·        Terkejut waktu tahu air kerannya bisa langsung diminum (padahal sudah sering lihat di televisi)
·        Hampir tidak percaya kita harus set maju-mundur jam kita pada winter-summer atau summer-winter (daylight saving)
·        Terkejut bahwa musim panas di Australia bisa melebihi panasnya Indonesia, dikarenakan faktor geografis yang memiliki gurun pasir di tengah benua, serta hanya mengandalkan seabreeze sebagai pengganti sejuknya tropical rainforest seperti yang kita miliki.
·        Terkejut bahwa Australia yang memproduksi mobil-mobil bermesin 5000 hingga 6000 CC, tetapi mematok 110 km/jam sebagai kecepatan tertinggi di jalan raya
·        Terkejut dalam bertegur sapa, kalau orang Amerika "how are you Doing?" sedangkan di Australia "how are you Going?"
·        Terkejut waktu tahu Limousin itu sebenarnya nama salah satu breed Sapi Ternak.

2.      Singapura
·        Orangnya bisa dibilang ketus. Sering marah-marah ke orang lain, tapi kalo kita marahin balik langsung diem, alias gede omong doang.
·        Tidak mau disalahkan, biarpun salah tetep marah-marah duluan.
·        Tidak mau mengalah, kalau dia rugi orang lain juga harus rugi.
·        Tidak tertib. Ini sangat mengejutkan, ternyata orang Singapura tertib karena dendanya besar, bukan karena tanggung jawab pribadi.
·        Tidak kreatif dalam banyak hal. Termasuk dalam memilih jalan, sudah tahu satu jalur macet panjang, kok tidak mau belok atau cari jalur alternatif lain.
·        Kurang beretika, sering terlihat orang muda yang pangkatnya lebih tinggi marah-marah pada kakek-kakek yang pangkatnya rendah di depan umum. Banyak orang muda yang duduk di bis atau MRT kena serangan tidur mendadak saat ada ibu hamil atau nenek-nenek berdiri di depannya.
·        Suka menanyakan gaji. Kenal nggak kenal, kalau ngobrol ujung-ujungnya tanya gaji.
·        Pada bego nyetirnya (haa…. Saya nggak komen deh)

3.      Thailand
·        Kaget waktu ada gajah masuk kota, bahkan masuk jalan-jalan besar yang banyak mall dan turisnya.
·        Tidak bisa parkir sembarangan seperti di Indonesia, jadi kalau mau berhenti beli rokok di warung bakalan lama mikirin parkirnya, mending naik public transportation.
·        Meskipun negara Budhist, namun pelacuran dilegalkan, jadi dimana-mana banyak night club.
·        Ojek jadi objek transportasi yang paling digemari, mulai dari ibu-ibu, anak sekolahan, sampai pegawai berdasi.
·        Taksinya keren-keren, semua nya pake Toyota, misal Toyota Altis, Soluna, Corola dll
·        Jam 8 pagi ama jam 6 sore lagu kebangsaan Thailand diputarkan, semua orang harus menghentikan aktivitas dan berdiri sambil mendengarkan lagu kebangsaan
·         
4.      Jepang
·        Wow kok Miyabinya banyak banget ya?? Tapi lama-lama bisa dibedakan perempuan Jepang yang aslinya cantik atau make up-nya yang tebal.
·        Orang Jepang memang disiplin!!!.Tapi ada juga sich yang pemalas....maklum namanya juga manusia..
·        Yang jualan bokep buaaaaaaanyak (surga buat pria-pria tengil ini )
·        Orang-orangnya kalau jalan cepet, kalau naik eskalator harus disebelah kiri, sebab yang sisi kanan digunakan untuk orang yang buru2 (jalan diatas eskalator).
·        Orangnya cuek banget, jadi kalau mau norak-norakan nggak ada yang peduli
·        Makanannya nggak enah, mentah hambar (minim bumbu)
·        Asongan otomatis.  Biasanya yang dijual adalah minuman ringan atau snack, tapi ada juga yang jual aneh2 seperti kondom atau majalah.

5.      China
·        Orangnya aneh-aneh, masa laki-laki di bis atau MRT Cuma pakai singlet. Biarpun musim panas tetap saja aneh.
·        Orang China galak-galak ...  atau memang logat bicaranya begitu ya?
·        Orangnya lumayan jorok, suka meludah sembarangan. Bahkan di warnet yang kondisinya bersih. (ckckck, lebih parah dari Indonesia)
·        Di WC umum atau pribadi, kebanyakan kondisinya jorok.
·        Orang-orangnya jarang mandi, paling sehari sekali.
·        Sedikit sekali orang-orang yang bisa bahasa Inggris. Bahkan pelajarnya juga tidak bisa bahasa inggris. Lebih jago orang Indonesia kalau ngomong linggis.

6.      Jerman
·        Di sauna  mesti bugil,  nggak boleh pakai baju renang, cuma boleh bawa handuk (buat nutupin yang harus ditutupi), tapi kalau bilas mau nggak mau ya mesti dilepas handuknya.
·        Setelah berenang, bule-bule pada mandi bareng-bareng,  bugil 100% dan cuek-cuek aja. (haa….)
·        Selalu cek jadwal bus kalau naik transportasi umum, apalagi kalau jauh, jadi tahu harus naik jam berapa, pindah busnya dimana, jeda waktu antar pindahnya berap a lama.
·        Kalau ingin pergi jarak jauh dan murah, bisa cari tebengan dan cuman bayar uang bensin .
·        Nasinya nggak enak, nggak pulen, makanya selalu beli beras Thailand.
Tiap minggu kotak pos penuh dgn iklan dr supermarket tentangg promosi minggu yang akan datang.

Nah daripada kalian pada shock kalau mau keluar negeri, lebih baik pelajari culture-nya dulu ya. (sumber: Kaskus.us)