aq habis baca satu lagi buku yang ngena di hati (setelah jess darling, of course). judul buku ini Empress Orchid. aq menyimpulkan settingnya adalah akhir kekuasaan manchuria, berkisar tahun 1850an (lumayan modern ya). yang kusuka dari buku ini adalah detailnya, detail bagaimana putri dan anggota kerajaan menjalani hidup, tentang kasim2nya juga. beberapa detil membuatku tertawa sekaligus ngeri.

aq baca bagian tentang kasim. dari film2 yg kutonton aq tahu kasim itu di sunat, dalam hal ini disebut dikastrasi. aq kurang tahu bagaimana prosesnya, tapi berbeda dengan kebudayaan Islam, tindakan penyunatan ini berfungsi mencegah hasrat duniawi si kasim, serta memastikan tidak ada benih lain di istana selain benih naga (milik kaisar, ngerti maksudnya kan?). pernah dengar istilah "baumu seperti seorang kasim"? istilah tersebut merujuk pada kondisi fisik kasim yang tak utuh lagi, sehingga mereka harus memakai celana dalam tebal akibat seringkali 'bocor'. setelah kupikir pikir, hidup kasim pastilah sangat menderita. sekarang aq jadi sadar kenapa di film2 mandarin kasim2nya sering terlihat banci. di buku empress orchid, aq terkesan dengan seorang kasim. namanya An Te Hai, wajahnya tampan dan suaranya maskulin (kebanyakan kasim bersuara seperti wanita tua). dia sangat setia pada majikannya. aq ingin tahu apakah dy mencintai putri Yehonala, mmm kuharap aq segera bisa membaca sekuel novel ini.